Assalamu’alaikum sahabatku ,yang semoga selalu dalam lingdungan Allah serta bimbingan dalam ketaatan kepada-Nya. Aamiin. Bagiku Sahabat adalah orang ke-tiga  setelah keluarga, dan saudara, yang peduli dan dekat denganku.  seseorang yang berperangai baik yang tak pernah bosan mengingatkan dan tak pernah marah hanya karena hal sepele… karena dia sangat baik. Dan tidak  hanya terbatas satu orang saja untuk disebut sahabat, semua yang baik lebih dari sahabat. Seperti yang sempat ku kirimkan kepada seseorang  kemarin dulu. aku ingin menulisnya kembali untuk sahabat semua teruntuk dia. (stiker senyum malu )
……………………………………………….
Sahabatku… kita tak lahir di tempat yang sama
bahkan hidup kita pun jauh berbeda
sikap, sifat, gaya, cara kita tersendiri
benci, murka, marah, duka pun tersendiri
tapi kita disatukan impian yang sama
diperjalankan dengan langkah tak beda
digandengkan dengan cita-cita tak ternilai
diikat dengan harga yang takkan terbeli
kerap kali kita berbeda pendapat dan berselisihbagiku aku benar, bagimu kamu lebih benar
bagiku kamu salah, bagimu aku lebih salah
begitulah kisah kita diuji, apakah karena Allah?
berteman memang tak mudah, karena harus memahami
berteman memang tak gampang, ada pengorbanan disana
terkadang aku berpikir haruskah sendiri berjalan
seringkali aku tak tahan, mungkin lebih baik sendiri

menempuh perjalanan ini sendiri, selesai lebih lekas
tak perlu memikirkan siapapun, selain diri sendiri
tak usah sakit hati, sebab tak dihiraukan dan dimengerti
tapi itukah yang sebenarnya aku inginkan??
Tidak, proses itulah sebenarnya harta, bukan hasil
Sebab semua siap dengan hasil, tapi tidak dengan proses

Kita bisa lebih cepat sendiri, tapi tidak akan jauh
Canda, tawa, ceria, duka, lara yang dibagi, itulah arti
Aku ditanya tentang arti engkau bagiku, aku pun tak tahu
Yang jelas bersamamu aku malu bermaksiat, aku jauh dari dosa

Dengan amalan dan tutur lisanmu aku lebih mudah mengingat Allah
Itulah arti engkau bagiku, sahabat dalam ketaaatan
Saat manusia di dalam kebingungan, saat kita semua dikumpulkan
Senantiasa berharap engkau dan aku dipanggil Allah Ar-Rahman
Diteduhkan kita dengan naungan-Nya, dilegakan kita dengan wajah-Nya

Dan dikatakan pada kita, dengan suara-Nya yang sudah kita duga “Dimanakah orang-orang yang saling mengasihi karena keagungan-Ku?”
“Masuklah surga, engkau dan sahabat yang engkau cintai karena Aku”
“Dan yang lebih mencintai saudaranya, akan mendapatkan tempat lebih tinggi
Dan saat itu, kau dan aku, “kita” akan bersyukur, telah mencinta karena-Nya

Uhibbukum fillah, duhai sahabatku, sungguh aku mencintai kalian semua karena Allah

@By, Az. Noersty
#Maafkan_aku
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s