Bagi sebagian orang berbagi mungkin sudah menjadi bagian dari hidupnya karena banyak manfaat yang telah mereka rasakan. Berbagi memang proses sederhana tapi berat untuk dilakukan jika tidak terbiasa, untuk berbagi tidak harus dengan nilai nilai yang bisa di ukur dengan materi karena filosofi berbagi itu cukup sederhana

Berbagi adalah sebuah proses memberi dengan apa yang kita punya pada diri kita ,berbagi ilmu,pengetahuan,materi dll,dengan tujuan membantu memberikan keringanan bagi mereka yang membutuhkan.  Sebagai seorang muslim kita biasa menyebut berbagi dengan kata sedekah. sedekah merupakan bukti kejujuran iman seseorang, karena sedekah identik dengan orang yang ‎pemurah dan suka memberi. Bagaimana bisa? Orang yang bersedekah akan rela memberikan ‎apa yang mereka punya serta mengikhlaskan apa yang mereka usahakan dengan tenaga dan ‎waktunya. Sebenarnya di balik proses memberi ada banyak manfaat diantaranya keberkahan rizki, hati menjadi tentram,menumbuhkan rasa kekeluargaan, menumbuhkan sikap dermawan, dan yang paling utama dengan berbagi, kita akan mendapat banyak pahala, kelimpahan kebahagiaan, entah itu berupa rezeki, hal-hal yang bersifat menguntungkan atau yang lain.

 

Allah Ta’ala berfirman;  “Berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan nafkahkanlah sebagian dari hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya. Maka orang-orang yang beriman di antara kamu dan menafkahkan (sebagian) dari hartanya memperoleh pahala yang besar.” (QS. Al Hadiid: 7).. “Barangsiapa memberi pinjaman kepada Allah dengan pinjaman yang baik, maka Allah akan melipatgandakan balasan pinjaman itu untuknya dan dia akan memperoleh pahala yang banyak” (QS. Al Hadid: 11)

Ayat ini jelas menunjukkan bahwa harta hanyalah titipan Allah. karena Allah Ta’ala firmankan “Hartamu yang Allah telah menjadikan kamu menguasainya.” Hakikatnya, harta tersebut adalah milik Allah. Allah Ta’ala yang beri kekuasaan pada makhluk untuk menguasai dan memanfaatkannya serta Allah juga yang akan memberi balasannya.

Mengingat banyak suadara-saudara kita yang membutuhkan uluran bantuan, dengan cara ini semoga kita dapat belajar memaknai arti hidup, bahwa hidup bukan untuk diri sendiri melainkan untuk bermanfaat bagi orang lain juga, meskipun itu hal sederhana. dengan kata lain orang itu berguna dan membantu bagi orang yang membutuhkan.

Dengan berbagi juga mengingatkan kita untuk hidup sederhana dan mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Selama kita mampu berbagi meski itu hanya dengan sedikit ‎saja menarik wajah dan bibir sehingga menciptakan sebuah senyuman yang indah dan manis  kepada orang lain, mengapa tidak kita lakukan?

Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu”! (HR. At-Tirmidzi)

 

Oleh; Siti Nur Azizah (DPU Darut Tauhid Cabang Taiwan )

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s