Bismillah, Alhamdulilah segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas limpahan rahmat, hidayahnya serta begitu banyaknya nikamat yang wajib untuk kita syukuri. shalawat teriring salam kita panjatkan kepada Nabi Muhammad Shalallahu A’alaihi wa sallam, keluarga beliau, para sahabat, tabi’in serta umat beliau yang senantiasa istiqomah di atas sunnahnya. Aamiin

Siapa sangga desa Bandaran yang dulunya damai dan tenang, kini berubah menjadi porak-poranda. Ratusan warga panik saat tanah longsor menerjang kampung mereka sabtu pagi (4/01). Hampir semua korban yang selamat dari maut dievakuasi ke tempat penggungsian mengalami syok dan trauma berat. Mereka menyaksikan sendiri bagaimana keluarga yang mereka sayangi satu persatu hilang tertimbun tanah longsor. Mirisnya lagi bencana datang saat mereka tengah memanen jahe. Sebab mayoritas mata pencaharian warga desa Bandaran adalah bertani untuk menyambung hidup serta membiayai sekolah anak.

Dihari ke-4 pasca longsor ini jumlah pengungsi bertambah dari 200 menjadi 300 pengungsi. Beberapa penggungsi mengaku sakit dan mendatangi posko kesehatan untuk mendapatkan pengobatan. Terkait evakuasi korban terus dilakukan oleh para petugas, namun sempat terhenti demi faktor keamaan karena hujan yang cukup deras , mengingat kondisi tanah yang terus bergerak serta licin.

BPBD Ponorogao mencatat kabupaten ponorogo adalah salah satu daerah dengan tingkat kerawanan longsor yang cukup besar. Penyebabnya  adalah hilangnya kawasan hutan dan areal perbukitan menjadi lahan pertanian dan pemukiman milik warga. Alih fungsi hutan dan perbukitan selama puluhan tahun inilah  menjadi salah satu penyebab terjadinya tanah longsor. Tidak ada lagi Pohon-pohon disekitar bukit yang mampu menahan agar tidak terjadi erosi.

Bencana memang tidak ada yang tahu kapan datangnya, jika Tuhan sudah berkehendak tidak ada yang bisa menolaknya. Warga Bandaran hanya bisa pasrah, 300 jiwa lebih kehilangan temapt tinggal. Mereka kini membutuhkan bantuan dari kita semua.

SahabatFillah Taiwan membuka Donasi bantuan Ponorogo, untuk informasi lebih lengkap dapat menghubungi kami di SahabatFillah Taiwan atas doa dan bantuannya kami ucapakan Jazakallah khairan katsiran.

“Tidaklah termasuk beriman seseorang di antara kami sehingga mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri”. (H.R. Bukhari, Muslim, Ahmad, dan Nasa’i)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s